Selasa, 02 Juli 2013

Pengalaman Pertama naik KA Commuter Line

Posted by Anonim On 02.36
Pengalaman Pertama naik KA Commuter Line
suasana commuter line ber-AC...bersih, nyaman dan sejuk

Dear Teman-Teman,

Di sini saya ini berbagi cerita pengalaman pertama kali naik KA Commuter Line.

Awalnya hari ini saya habis mengantar saudara saya ke Stasiun Pasar Senen pulang kembali ke daerahnya di Semarang setelah mengajak anaknya mengisi liburan sekolah selama beberapa hari ke sanak saudara di beberapa tempat.

Jadwal keberangkatan kereta ekonomi jurusan Pasar Senen-Tawang pada pukul 07.45 wib pagi hari, memacu saya agar berangkat lebih cepat...jadi Taxi sudah saya pesan malam hari sebelumnya. Maklum tempat tinggal saya di kawasan Pamulang dan takut terkena macet di jalan.

Singkat cerita, setelah kereta berangkat saya bingung enaknya pulang pakai transportasi apa ya ?

Cling....Aha !!! Tiba-tiba saya dapat ide bagaimana kalo pulang pakai KA Commuter Line.

Karena sedang ramai-ramainya nih baru launcing pakai tiket elektronik dan katanya banyak masalah, disamping itu saya juga sudah lama tidak pernah naik kereta yang dulu lebih familiar oleh saya dengan KA Jabotabek.

Bergegas saya hampiri security dan bertanya kemana jika saya ingin pakai KA Commuter Line. Setelah diarahkan saya segera ke loket untuk membeli tiket. " Sudimara, Pak ", kata saya. "Berapa orang ?"tanya petugas loket. " Satu, Pak ", kata saya. " Tiga Ribu ", katanya petugas loket lagi. Lanjut saya," Kalo Saya ke Sudimara itu terus mesti kemana saja ?"tanya saya bingung.Kata petugas loket,"Bapak nanti transit ke Tanah Abang, nah terus Bapak ganti kereta yang jurusan ke Sudimara atau Serpong". "Ooohh gitu. Makasih, Pak",kata saya.

Saat tiba di depan pintu masuk jalur kereta KA Commuter Line saya tanya lagi dengan Security yang berjaga di depannya," Ini (kartunya) pakainya bagaimana, Pak ? ". Kata petugas," silahkan letakkan di alat ini (petugasnya sambil memeragakan), setelah tanda hijau silahkan ambil kartunya dan dorong pintunya. Saat keluar stasiun tujuan masukkan kartu ini di sini (sambil menunjukkan caranya)". " Kartu Bapak ini warnanya hijau jadi naik keretanya yang Non-AC, tapi kalo yang kartu merah untuk yang AC (sambil memperlihatkan kartunya)", lanjutnya.

Singkat cerita saya sudah di dalam kereta KA Commuter Line Non-AC. Kesan pertama " Wowww...Luar biasa...lantainya bersih tanpa ada sampah...tanpa ada pedagang asongan yang biasanya wira-wiri menawarkan dagangannya...!!! ". Sepertinya PT. Kereta Api sukses dengan misinya. Namun, setelah satu dua stasiun berhenti maka mulailah tampak pedagang asongan satu dua tiga empat orang masuk dan mulai menawarkan dagangannya. " Waaaah nampaknya masih belum sukses 100% nih ", kata saya dalam hati.

Sesampainya di Stasiun Tanah Abang lebih kurang pukul 08.15 wib saya terpaksa harus tunggu kereta yang ke arah Sudimara selama 1 setengah jam karena jadwal keretanya baru datang pukul 09.45 wib. Itu kata petugas security yang ada di sana.

Selama saya menunggu datangnya kereta, saya amati suasana sekitar stasiun Tanah Abang. Banyak yang masih bingung dengan sistem yang baru ini. Ada pula yang berlari-lari kecil mengejar waktu agar bisa naik ke kereta yang berada di jalur lainnya dan bisa tepat waktu di tujuannya dengan segera.

Namun, sayangnya area stasiun yang seharusnya "steril dari pedagang asongan" nampaknya kurang berhasil. Masih ada satu dua pedagang yang mencoba-coba berdagang air mineral, kipas dan makanan.

Singkat cerita kembali, saya telah berada di dalam kereta yang kali ini ber-AC. Suasana yang sangat berbeda dengan yang Non-AC, bersih...sejuk...dan benar-benar bebas dari pedagang asongan. " Luar Biasa...! ", komentar saya dalam hati. Inilah yang sudah seharusnya diterima oleh pengguna kereta api. Tiket murahnya luar biasa dengan service mendekati sempurna. Good Job PT. Kereta Api...!

Setibanya di stasiun Sudimara, saya amati juga sangat berbeda dengan suasana terakhir 2 tahun yang lalu saat saya ke sini. Luar Biasa...bersih, penumpangnya tertib dan bebas pedagang asongan.

Saya pun tiba di rumah di kawasan Pamulang dengan lebih cepat, bila dibandingkan naik transportasi Bis Angkot.

Akhirnya Teman, dapat saya simpulkan meskipun belum mencapai 100% pihak PT. Kereta Api sudah berhasil. Terutama dengan program Kereta KA Commuter Line nya. Karena telah menghadirkan transportasi umum yang lebih layak dan manusiawi. Disamping berbiaya murah (terjangkau) dan sangat menghemat waktu perjalanan.

Kesimpulannya KA Commuter Line ini sangat  recomended untuk digunakan sebagai alat transportasi umum dan patut program ini dilanjutkan (dengan penyempurnan lainnya tentunya).

Sekali lagi Good Job PT. Kereta Api...!!! Silahkan sharing ini kepada yang lain bila dirasakan bermanfaat.

Di ceritakan oleh : Gunarto
 
Description :  Pengalaman Pertama naik KA Commuter Line

0 comments:

Posting Komentar

Silahkan Isi Komentar | Setiap Pertanyaan Anda ditujukan ke email : sentratourtravel@gmail.com dan Kami jawab melalui email tersebut | Cantumkan : Nama Lengkap, Alamat, Paket, Telp.No., Tanggal Keberangkatan dan Jumlah Orang berikut Usianya masing-masing